Review USB OTG – Makcomblang si smartphone dengan flashdisk, joystick, keyboard, mouse dll

Kartu penyimpanan (micro sd) kamu penuh? Tapi sayang mesti buang yang lama dan beli yang baru (untuk space yang lebih gede) atau mau main game dengan joystick di smartphone? Atau mau ngetik panjang di smatphone? Tenang om jin bakal kasih kamu solusinya~ cling- USB OTG.

Apa tuh om jin? ehem jadi usb otg adalah konverter mico usb (itu loh colokan di smatphone yang buat charger) sama port usb female (itu tuh yang bisa dimasukin sama flashdisk, joystick, keyboard, mouse dan semua yang memiliki port usb*)

Kali ini saya akan review barang ajaib ini untuk kita test kehebatannya, penasaran? Sama! oiya kali ini saya review versi smartphone android ya. Soalnya belom punya gadget apple :p

Kemasan
Harganya yang sangat sangaaaat murah membuat kemasan dari usb otg ini tidak ada yang spesial, (saya beli 15ribu dikaskus --> http://kask.us/hVfIq saat ini termurah dari yang lain) hanya berisi kabel otg dan plastik yang rapet dengan tutup seperti obat (entah sudah review ketiga saya sebut ini terus).




USB OTG
USB OTG nya sendiri memiliki panjang sekitar 16,5cm (dengan port), memang sedikit pendek tapi pas jika dibawa dan dipasangkan dengan flashdisk. Kalau saya pegang bahannya sama dengan kabel chargeran merk samsung/bb (yang versi hitam mengkilap ya). Untuk mengetahui apa kelebihan si kecil ini kita lihat di uji coba.



Uji Coba
Sebelum uji coba, saya cek dulu gadgetnya apakah sudah support atau belom dengan kabel OTG, dengan download aplikasi "USB host diagnotic" atau bisa search "OTG" di playstore. Saat ini banyak sekali aplikasi yang serupa tapi fungsinya sama.

Untuk percobaaan kali ini saya menggunakan LG G3 dimana percobaan pertama saya memasukan flashdisk lalu di ikuti dengan mouse, keyboard. Untuk joysticknya nanti update ya, soalnya joystick saya rusak euy :(.

Sebelumnya saya menggunakan flashdisk sandisk 16gb, saat flashdisk dimasukan akan keluar logo di statusbar, dan tulisan USB storage connection. dimana kita bisa liat data si flashdisk di file manager lalu USB storage.


storage berubah jadi 26.15gb, aslinya 10-11gb (LG G3 versi 16gb)
tara~ ada USB storage (flashdisk yang dimasukan)

Untuk percobaan selanjutnya saya menggunakan mouse logitech versi b100, setelah disambungkan dengan otg hasilnya akan muncul ikon mouse di status bar dan icon mouse dilayar (berasa pakai notebook loh).



Percobaan terakhir yaitu dengan keyboard merk B-SAVE Extron, sesudah disambungkan dia akan memunculkan logo mouse dan keyboard di statusbar loh. Karena eh karena keyboard dapat menjalankan fungsi mouse, saya pakai versi multimedia untuk keyboardnya :p


Setelah selesai menggunakan flashdisk/keyboard/mouse/joystick sobat jangan lupa tap tampilan di statusbar nya ya agar tidak lagi terkoneksi dengan smartphone kesayangan. Sama halnya seperti mematikan koneksi flashdisk di pc/notebook, agar device juga flashdisk dsb bisa bertahan lebih awet untuk digunakan kemudian hari.

Kesimpulan
Dengan kabel OTG ini kita tidak usah lagi mencolokan gadget dengan pc/notebook untuk memindahi film dan lainnya.

Kini dengan adanya kabel OTG tinggal colok flashdisk maka dibaca sama gadget, selain itu kita bisa menulis panjang lebar dengan cepat dengan bantuan keyboard, buat sobat yang malas megang hp bisa pakai mouse dan dikombinasikan sama lazypod, atau mau main game berasa di ps/xbox dengan gadget kesayanganmu atauuuu yang paling keren buat saya si otg ini bisa juga live view (setting) kamera dslrmu dengan gadget (baca ini atau tutorialnya disini). Dilihat dari semua sisi sepertinya kamu wajib punya satu barang ini deh, kenapa saya bilang gitu karena ...

Kelebihan :
* Harganya cuman 15ribu loh --->  http://kask.us/hVfIq toko termurah yang saat ini yang saya temui
* Fungsinya banyak banget, pusing pala princeee

Kekurangan :
* 1 OTG colokannya lebih banyak/universal (bisa buat semua produk apple dan tablet). Saat ini belum ada kayanya :p
* Tidak bisa mengkonversi isi hati saya ke dia ;(

Kayanya segitu dulu kali ya, lain waktu kita bahas lebih panjang lagi yo... kalo ada pertanyaan silakan isi komentarmu dibawah. Mudahan mudahan saya masih bisa review barang lain lagi, doakan banyak rejeki ya.

salam hangat,
mas nanang
Terus yi? - Review USB OTG – Makcomblang si smartphone dengan flashdisk, joystick, keyboard, mouse dll



Review waterproof bag for smartphone – Si murah yang tahan air

Sudah banyak smartphone yang memiliki sertifikat air tetapi smartphone itu masih terbilang mahal untuk kita para mahasiswa atau saya yang sedang khilaf menjadi pengangguran. Kali ini saya akan me review assesoris smartphone yang bisa membantu sahabat agar smartphonenya dapat digunakan ketika kehujanan atau memotret ketika sedang berenang.

Waterproof Bag for Smartphone Universal! Yap dari namanya saja bisa kita ungkapkan kalau waterproof ini bersifat universal yang artinya bisa dipakai untuk semua smartphone, inget ya smartphone bukan phablet atau tablet. Sebetulnya sudah banyak waterproof bag dengan merk terkenal yang sudah tidak usah diragukan lagi dengan bentangan harga yang mahal juga loh. Tapi untuk yang sedang loyo akan keuangan seperti saya, waterproof bag dengan harga hanya kisaran 18 – 25 ribu (saya dapet diharga 17.400, karena promo ;p) bisa menjadi pilihan tepat.

Kemasan 
Kemasan Waterproof Bag for Smartphone yang didapat berupa Waterproof Bag itu sendiri (dimana isinya ada kertas kosong gitu didalam bag nya) dan tali seperti tali sepatu biasanya. Tidak ada yang spesial untuk produk murah ini mungkin untuk mengurangi biaya packing kali ya.


Waterproof Bag
Pada bagian atas terdapat lubang untuk memasukan tali yang terdapat didalam kemasan tadi. Kenapa si Waterproof Bag for Smartphone ini bisa waterproof? karena eh karena si dia memiliki 3 strap (mungkin ini namanya) seperti strap obat sih tapi lebih kuat ya dan tidak hanya 3 strap  saja ternyata dikunci memakai … (gatau nih namanya) lihat gambar kedua aja ya. Bahan Waterproof Bag for Smartphone ini seperti jas hujan loh jadi makin percaya deh dengan produk ini.

Waterproof Bag for Smartphone ini mampu menampung smartphone LG G3 (bukan versi lite atau beat ya) dimana LG G3 ini 146.3 x 74.6 x 8.9 mm (5.76 x 2.94 x 0.35 in) atau punya bentangan layar 5.5 inches dan masih bisa menampung smartphone lebih besar sedikiiiiit lagi. Bagaimana dengan kekuatannya? Mari kita uji coba



Uji Coba
Uji coba ini saya lakukan didalam ember besar (lebih mirip bak sih sangking besarnya) dan saya nyalakan keran agar diharapkan air bisa masuk dalam Waterproof Bag for Smartphone ini. Dan hasilnya smartphone saya tidak basah sama sekali (btw saya uji cobakan pakai LG L9 soalnya si G3 boleh minjem :p). Magic! Sayangnya saya belum mencoba di air laut/kolam renang karena musim hujan jadi membuat saya mengurungkan niat ini. Untuk kamu yang ingin mencoba tetap hati hati ya, saya ga nanggung akibatnya :p. Bagaimana kesimpulannya?



Kesimpulan
Menurut saya Waterproof Bag for Smartphone Universal ini patut diperhitungkan untuk kamu yang sedang membutuhkannya, dengan range harga 18 – 25 ribu bisa dibilang waterproof ini murah meriah dengan kualitas yang lumayan, walau harga tidak pernah bohong loh.

Kelebihan dari Waterproof Bag for Smartphone misalnya
* Harga dapat dibilang termurah dari Waterproof Bag lainnya.
* Universal dapat digunakan untuk smartphone (bukan phablet/tab) dengan berbagai bentangan layar.
* Berguna ketika kehujan, memotret didalam air dll

Setiap kelebihan pasti akan ada saja kekurangnnya
* Karena berbahan plastik waterproof setelah kena air akan bintik bintik bekas air (wajar).
* Sayang nya saya belum test di kolam renang dan air laut jadi tidak tahu sampai kedalaman dan tekanan berapa ini bertahan.
* Untuk memotret sedikit agak usaha ya karena layar menjadi kurang sensitif.
* Jika membeli secara offline cek dulu kondisinya, terkadang ada beberapa bagian yang sedikit cacat (sepertinya semua barang gitu ya hehehe) tapi kalau terlanjur online cari seller yg dapat dipercaya. Karena saat saya membeli ada beberapa pelanggan komplain ada bagian yg tidak baik, ya walau perbandingan pelanggannya berkisar 1/9 tapi tetap saja loh.


Sekian dulu ya review kali ini, ada pertanyaan? Ajukan saja di komentar bawah ini ya (pssst jangan lupa emailnya nanti saya kasih tau juga via email)
byee..
Terus yi? - Review waterproof bag for smartphone – Si murah yang tahan air



Review Lazy Pod, Si pemalas yang kuat

Hujan deras di pagi hari membuat suasana rumah menjadi malas, sudah sekian minggu saya dirumah sembari menunggu panggilan dari beberapa perusahaan yang sudah menerima ringkasan hidup saya dan photo mingkem saya. Untuk mengambil handphone saja rasanya saya males sekali, seakan tempat tidur memeluk erat pagi ini, andaikan kamu Chelsea islan wahai tempat tidur. Pagi ini tak sengaja saya membuka blog ini, yang terlihat norak dan tak lagi berpengunjung ketika saya lupa mengisi atau malas mengisi tulisannya, setelah sekian lama saya berfikir untuk menonaktifkan blog ini tetapi … berat rasanya, dan mungkin kedepannya saya akan kasih postingan gado gado tidak seperti dulu yang sedikit alay dan lebay yang sekarang jika dibaca membuat saya mual hehehe..

Ternyata pagi ini tidak hanya saya saja yang merasa malas adapula pod yang merasa malas. Yap! dia Lazy pod, minggu kemarin barang ini sampe ditangan, saya memesan 3 untuk kaka saya dan seharusnya pesanan saya 2 warna hitam dan 1 putih tetapi dikabari kalau hitam habis dan digantilah warna biru, walaupun sedikit kecewa tapi yasudahlah , ucap bondan. Bagaimana kekuatan dan fungsi dari monpod ini, mari kita review



Isi Box
Dalam box ini hanya terdapat lazy pod dan holder, dimana holder ini saya mendapat 2 capit (dengar - dengar capit ini yang terbaru), tidak ada buku manual (Sepertinya menuyatu dengan box) dan kartu garansi.



 


Holder
Holder yang didapat menurut saya sangat kuat jika dicapit dengan handphone karena adanya karet (warna merah) di dalam sisi capitnya. Dalam percobaan saya tarik handphone yang sudah dicapit dan setelah itu saya coba untuk menariknya, hasilnya lumayan kuat untuk pegangannya. 



Si Lazy
Sebetulnya saya bingung apa namanya. Tongkat lazy ini saya bilang sangat kuat tetapi ada minusnya yaitu sedikit keras, mungkin ini efek dari kuatnya itu tetapi setelah saya memakainya beberapa minggu dan sering di utak atik tongkat ini menjadi tak sekeras pertama beli loh. Trust me, its work! Tongkat ini memiki hiasan karet dibagian penjepitnya, mungkin supaya terlihat manis kali ya seperti saya gitu, jangan muntah dong :p.



Cara Pemasangan
Pemasangannya sangat mudah banget, tinggal eya eya eya.. sangking simplenya kamu bisa liat gambar ini ya :0




Jujur saja saya membeli ini untuk beberapa kebutuhan saya, diantaranya untuk membaca pesan/socmed/menonton video jika saya sedang bermain pc, tiduran, untuk olahraga rumah (menggunakan aplikasi gitu), menjadikan tripod (bisa jadi tongsis loh) atau saya pernah mencoba sebagai holder gps ketika naik motor hehehe..

Dengan harga berkisar 25-35ribu (saya kemarin dapet diskon disalah satu web terkemuka 3 lazypod ini seharga 80rb sudah ongkir) holder ini patut diperhitungkan untuk pengeluaran kamu minggu ini, untuk lebih meyakinkan kamu saya jabarkan lebih jelasnya

Berikut kelebihan yang coba saya rangkum
* Harga murah.
* Serba guna.
* Holder kuat (menurut saya lebih kuat dari holder tongsis).

Ada kelebihan adapula kekurangannya loh
* Karena lazy pod kuat maka tongkatnya sedikit keras.
* Tidak bisa dilipat seperti tongsis jadi harus di putar.
* Mungkin saya sedang sial sewaktu beli yang warna putih sedikit kurang cling.
* Opini saya (lihat poto kedua dibawah ini) setiap menggunakan lazypod selalu cek bagian jempol dan telunjuk saya, takut lepas karena rata. 



Sepertinya segitu dulu review kali ini ya, doakan saya kalau ada rejeki lebih bisa beli barang yang bisa direview lagi. Kalau review saya ada yang kurang bisa kamu tanyakan komen dibawah ini, sebisa mungkin saya balas kok, jangan lupa cantumkan email biar saya kasih tau via email.



Bye..

Terus yi? - Review Lazy Pod, Si pemalas yang kuat



Cerita di balik sidang penulisan ilmiah

via malang.olx.co.id/
Sudah lama banget gak nulis blog lagi, jadi salting nih mau nulis darimana, dan gimana. Oh iya engga kerasa udah semester 6 aja gue, gak kerasa udah hampir 2 tahun sendirian aja *kemudian nangis* *gak jadi nulis*

Kali ini gue mau cerita tentang penulisan ilmiah gue, iya emang gak penting sih. Jadi gue itu kuliah di universitas gunadarma, universitas ini punya sistem yang agak unik, dimana kalo lo ngambil S1 pas di semester 6 lo akan dapet sks penulisan ilmiah. Di sks ini lo bakal menulis seperti skripsi dalam bentuk lebih sederhana tetapi mirip skripsi, nah loh. Simple nya semacem skripsinya D3. Gitu.. yah di postingan ini gue sih cuman ingin share pengalaman aja, semoga aja tulisan ini tidak bermanfaat bagi para pembaca yang ingin sidang dan memulai penulisan ilmiah. Cakep!

Yap Alhamdulillah gue dapet sidang di gelombang 1 pada tanggal 21 juni 2013, dimana gue bersyukur bisa jadi orang pertama dikelas buat sidang penulisan ilmiah ini, gak sia sia tidur pagi terus buat bikin aplikasi (gue buat aplikasi android sederhana saat itu) dan penulisan, ngejar ngejar dosen buat bimbingan percintaan. Awalnya gue pikir penulisan ilmiah itu sulit banget, ternyata huahahahahahahahaha.. sulit sekali, sulit buat mengalahkan rasa males, rasa letih dan rasa kangen.  Kenapa sih gue mau buru buru, soalnya abis sidang bukan berarti selesai loh, masih ada perjalanan panjang lagi, kaya revisi lagi, minta tanda tangan, kesana kemari lagi. Maka dari itu gue ngebut banget, sampe orang rumah aja gatau gue lagi ngerjain pi, mereka tau pas gue bilang besok sidang. Temen sekelas pun yang tau hanya 2 orang awalnya, tapi bocor jadi beberapa ada yang tau lagi. Kok basah, bocor.. bocor… *plak*

via http://lljapanese.blogspot.com

Nah pas daftar sidang hati gue gak karuan, masalahnya gue daftar dihari selasa dan sidang di hari jumat, gue belum revisi lagi penulisan gue, belum print 4 eksampler, gue belum bikin persentasi, gue belum punya pac… aduh jadi mules, bentar ya..  karna gue dapet gelombang pertama, gue bingung harus nanya sama siapa persiapan sidang, nanya dosen jawabannya gak menghasilkan apa apa.. untung gue tegar kaya rossa.. sedih gue..

Akhirnya hari H telah tiba, hati.. perasaan.. terkoyak koyak bagaikan sampah. Bukan karna apa, tapi saat itu gue ga ada temen pas menunggu sidang, mau bicara sama tembok tapi dia hanya berdiam saja.. kasian.. untungnya beberapa lama nunggu, akhirnya ketemu temen dan dapet temen juga sih, yang dengan cara sksd aja. Ternyata di gelombang satu ini banyak juga yang sudah semester 8 dengan alasan mereka tidak sempat atau ada masalah di semester 6 nya.

Yah beberapa menit menunggu akhirnya sidang gue selesai, sempet kecewa setelah sidang. Kenapa mang? Iya Disaat sidang gue ngerasa di cuekin, mungkin nilai plus buat orang lain. Buat gue engga, karna gue udah nyiapin kata kata yang bagus dan terstruktur selama beberapa hari, tapi karna dicuekin yah gue akhirnya cuek juga, salah gue sih, iya salah gue, mungkin karna faktor waktu. pas sidang gue dapet nomer terakhir gara gara absen terakhir.. sedih gue.. mungkin cerita gue sampai sini aja ya... lanjut kapan kapan lagi deh.. iya kapan kapan.. kapan?

oiya maaf ya ga ada photo gue make baju hitam - putih dan dasi, kasian takut mata lo kesemutan :(
dan gak ada juga photo photo lembaran PI, nanti kalo sempet nyusul deh.

Info saja, penulisan ilmiah ini membutuhkan waktu 2 - 3 minggu dengan 2 rim kertas, dan pengerjaan aplikasinya 2 - 3 bulan bener bener dari nol. Mungkin lo bakalan lebih cepat jika ga males malesan buat nulisnya (inget, 5 centimeter … Di depan kening kamu … ingatlah senyum ibu mu..)  dan lebih irit pemakaian kertasnya bila digunakan sebaik - baiknya yaitu jika lo salah beberapa halaman, halaman yang masih bisa dipake, pake saja, walaupun usang gpp, kecuali pas sudah sidang dan revisi. Dan ada sedikit tips ketika sidang dari gue, semoga bermanfaat ya : 

  1. Ucapkan salam, ketika lo masuk ucapkan salam dengan baik dan jangan lupa tersenyum tapi jangan juga mengedipkan mata sebelah, menandakan lo suka dia. 
  2. Jika ditanya dan salah, sering sering gunakan kata "maaf" jangan katakan "sorry coy".
  3. Percaya diri, Yakin, dan Berdoa. 

Selama lo menulis penulisan ilmiah ini sendiri dalam artian tidak dibikinin, gue yakin lo bisa menghadapi dosen penguji, yakin. ganbbate! Setelah sidang mesti gimana? nih gue kasih Tahap Setelah Sidang Penulisan Ilmiah silakan ke link ini atau link ini. :)) selamat sidang! sukses ya

Oh iya aplikasi gue, judulnya "Kuliner Depok" masih edisi percobaan, sekarang sih sudah revisi lagi aplikasinya jadi lebih bagus tapi yang revisi belum sempet di upload, jadi yang ini dulu deh hahaha

dari instagram @rayidwiky

Penasaran mau denger suara gue yang aduhay (di aplikasi ini ada suara narasi) silakan download aplikasi Kuliner Depok edisi percobaan, jangan dengerin lama lama nanti batal puasanya.
Kalo layarnya gak ada yang cocok, misal layar 4,2" bisa pakai 4,0" :))
Gimana aplikasinya? jelek ya, komentarnya ditunggu ya. 

Menurut lo apa sih aplikasi yang di butuhin buat android saat ini? 
dibalas ya di comment box!
Terus yi? - Cerita di balik sidang penulisan ilmiah